Sabtu, 10 Desember 2011

Tips Memilih Kamar Kos yang Tepat

Sekarang musim liburan, para lulusan SMA ramai ramai mengikuti ujian masuk universitas. Namun ada pula sebagian dari mereka yang sudah diterima sebelumnya melalui jalur PMDK, jalur undangan atau besiswa lainnya.

Jika berbicara tentang kampus atau mahasiswa, maka ada kata lain yang sering muncul di mainset kita tentang kehidupan mahsiswa, yani Kos. Biasanya para mahasiswa tinggal di kos karena letak kampus yang jauh dari rumah.

Mengapa kebanyakan dari mereka lebih memilih menyewa kos daripada menyewa apartmen atau kontrakan?

Karena dibandingkan dengan sewa apartmen,  biaya kos relatif lebih murah. Dan jika dibandingkan dengan sewa kontrakan, fasilitas kos lebih memadai. Meskipun biaya sewa kontrakan relatif lebih murah (karena biasanya tinggal bersama teman) namun bisanya mahasiswa lebih memilih kos karena ada pengelolanya, ada petugas kebersihannya dan penjaga keamanannya.

Lantas bagaimana cara memilih kos yng tepat?

  1. Perhatikan Lokasi Kos dengan Kampus. Carilah kos yang jaraknya dekat dengan kampus agar dapat menghemat uang dan waktu serta tidak perlu terburu buru untuk berangkat kuliah. Jarak kos yang dekat dengan kampus juga sangat berguna apabila mahasiswa lupa atau ingin megambil barang yng tertinggal di kamar.
  2. Luas Kamar. Carilah kamar yng luas kir kira dapat menampung 5-6 orang. Biasanya mahasiswa mendapatkan tugas kelompok dari dosen dan para mahsiswa ramai ramai mengerjakan tugas tersebut di salah satu kamar anggotanya. Tidak hanya untuk kerja kelompok, kamr yang luas juga bisa dijadikan base camp bermain dengan teman teman.
  3. Pilih Kamar yang Terkena Sinar Matahari Pagi. Saat mencari kamar kos, perhatikan jendela kamar. Pilihlah kamar yang mempunyai sirkulasi udara yang bagus dan dapat terkena sinar matahari pagi agar kmar tidak lembab.
  4. Fasilitas Air an Listrik. Pastikan air di kosan berjalan dengan baik, begitu juga dengan listrik. Listrik yang sering padam akan mengganggu kegiatan mahasiswa dlam mengerjakan tugas kuliah.
  5. Biaya Sewa. Pilihlah kamar kos yang sesuai dengan kocek rupiahmu. Jangan sampai karena niat awl kos untuk menghemat biaya, malah menjadi boros karena pilihan biaya kos yang melebihi budget.
Ayo untuk para calon mahasiswa sejak sekarang pikir kn matang matang tentang rumah kos agar kehidupan  kampus tersa lebih menyenangkan meski jauh dari orang tua ^^hehe

12 Hal yang Membedakan Watak Orang Indonesia dan Jepang

1. Ketika di kendaraan umum:
Jepang: Orang2 pada baca buku atau tidur.
Indonesia: Orang2 pada ngobrol, ngegosip, ketawa-ketiwi cekikikan, ngelamun, dan tidur.

2. Ketika makan dikendaraan umum:
Jepang: Sampah sisa makanan disimpan ke dalam saku celana atau dimasukkan ke dalam tas, kemudian baru dibuang setelah nemu tong sampah.
Indonesia: Dengan wajah tanpa dosa, sampah sisa makanan dibuang gitu aja di kolong bangku/dilempar ke luar jendela.

3. Ketika dikelas:
Jepang: Yang kosong adalah bangku kuliah paling belakang.
Indonesia: Yang kosong adalah bangku kuliah paling depan.

4. Ketika dosen memberikan kuliah:
Jepang: Semua mahasiswa sunyi senyap mendengarkan dengan serius.
Indonesia: Tengok ke kiri, ada yg ngobrol. Tengok ke kanan, ada yg baca komik. Tengok ke belakang, pada tidur. Cuman barisan depan aja yg anteng dengerin, itu pun karena duduk pas di depan hidung dosen!

5. Ketika diberi tugas oleh dosen:
Jepang: Hari itu juga, siang/malemnya langsung nyerbu perpustakaan atau browsing internet buat cari data.
Indonesia: Kalau masih ada hari esok, ngapain dikerjain hari ini!

6. Ketika terlambat masuk kelas:
Jepang: Memohon maaf sambil membungkukkan badan 90 derajat, dan menunjukkan ekspresi malu + menyesal gak akan mengulangi lagi.
Indonesia: Slonong boy & slonong girl masuk gitu aja tanpa bilang permisi ke dosen sama sekali.

7. Ketika dijalan raya:
Jepang: Mobil sangat jarang (kecuali di kota besar). Padahal jepang kan negara produsen mobil terbesar di dunia, mobilnya pada ke mana ya?
Indonesia: Jalanan macet, sampe2 saya susah nyebrang & sering keserempet motor yg jalannya ugal-ugalan.

8. Ketika jam kantor:
Jepang: Jalanan sepiiiii banget, kayak kota mati.
Indonesia: Ada Oknum pake seragam coklat2 pada keluyuran di mall-mall.

9. Ketika buang sampah:
Jepang: Sampah dibuang sesuai jenisnya. Sampah organik dibuang di tempat sampah khusus organik, sampah anorganik dibuang di tempat sampah anorganik.
Indonesia: Mau organik kek, anorganik kek, bangke binatang kek, semuanya tumplek jadi 1 dalam kantong kresek.

10. Ketika berangkat kantor:
Jepang: Berangkat naik kereta/bus kota. Mobil cuma dipake saat acara keluarga atau yg bersifat mendesak aja.
Indonesia: Gengsi dooonk... Masa' naik angkot?!

11. Ketika janjian ketemu:
Jepang: Ting...tong...semuanya datang tepat pada jam yg disepakati.
Indonesia: Salah 1 pihak pasti ada dibiarkan sampai berjamur & berkerak gara2 kelamaan nunggu!

12. Ketika berjalan dipagi hari:
Jepang: Orang2 pada jalan super cepat kayak dikejar doggy, karena khawatir telat ke kantor/sekolah.
Indonesia: Nyantai aja cing...! Si boss juga paling datengnya telat!